Saat menjelajahi kota-kota bersejarah paling istimewa di Mesopotamia dan budayanya yang unik, pengalaman perjalanan yang tak terlupakan dengan sejarah, cita rasa, dan budaya menanti Anda.
Adana - Gaziantep - Şanlıurfa - Diyarbakır - Batman - Mardin 4 Pulang-Pergi | PesawatDiskon Anak dan Aturan Sirkuler
Diskon anak berlaku untuk rentang usia 7–12 tahun.
Sirkuler tur berlaku sejak tanggal diterbitkan, yaitu 19.01.2026. Sirkuler yang diterbitkan pada tanggal-tanggal berikutnya untuk tur yang sama membatalkan sirkuler sebelumnya.
Layanan tambahan wajib sudah termasuk dalam harga tur.
Informasi Penting tentang Tur dengan Pesawat
Tiket Masuk Museum – Situs Bersejarah – Taman Nasional
Seluruh biaya masuk museum, situs bersejarah, dan taman nasional menjadi tanggungan tamu kami. Untuk memperoleh keuntungan di museum dan situs bersejarah yang menerima Müzekart, tamu kami dapat memperoleh kartu tersebut dari titik penjualan Müzekart sebelum atau selama tur.
Cakupan Harga Paket
Harga tur paket kami mencakup akomodasi hotel, transportasi, dan kunjungan sekitar yang tercantum dalam program.
Tempat Istirahat
Waktu istirahat diberikan di fasilitas peristirahatan di sepanjang rute. Karena kepadatan, renovasi, atau alasan memaksa serupa, tempat istirahat dapat diubah dengan syarat memiliki kualitas layanan dan lokasi yang setara.
Tur Ekstra dan Alur Program
Tur malam dan kunjungan ekstra yang tercantum dalam program tur diselenggarakan bergantung pada jumlah peserta dan ketersediaan staf yang bertugas. Tur ekstra yang dilakukan di sepanjang perjalanan dapat tetap dilaksanakan meskipun tidak semua tamu berpartisipasi. Tamu kami yang tidak ingin mengikuti tur ekstra akan diarahkan oleh pemandu ke area istirahat sebelum pintu masuk kota atau ke pusat kota. Dalam hal ini, tamu yang bersedia menunggu di area istirahat dianggap telah mengikuti tur.
Karena kondisi cuaca, keadaan jalan, atau alasan serupa, pemandu dapat melakukan perubahan pada urutan program (titik kunjungan dalam satu hari atau antarhari) apabila dianggap perlu.
Go-Turkey tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas tempat-tempat yang meskipun tercantum dalam program tidak dapat dikunjungi karena alasan memaksa (kondisi cuaca, keadaan jalan, kepadatan di titik kunjungan, dan sebagainya) atau karena tamu tidak mematuhi waktu yang ditetapkan oleh pemandu.
Pemberitahuan Kesehatan
Tamu kami wajib membawa laporan dan informasi terkait masalah kesehatan yang mungkin dialami selama tur, kondisi kehamilan, atau obat-obatan yang digunakan secara rutin.
Informasi Akomodasi
Nama hotel yang tercantum dalam program merupakan fasilitas akomodasi pilihan utama. Hotel dapat diubah bergantung pada ketersediaan. Paling lambat 48 jam sebelum keberangkatan tur, informasi hotel tempat menginap akan dibagikan kepada tamu kami apabila diminta. Apabila terjadi perubahan hotel karena kepadatan atau alasan memaksa, dengan syarat memiliki standar yang sama, tamu kami akan diberi tahu oleh pihak berwenang Go-Turkey.
Catatan Penting
Kendaraan yang Digunakan
Kendaraan tur direncanakan berdasarkan jumlah peserta sebagai berikut:
Bus (28–46 orang):
Mercedes Travego / Tourismo, Neoplan Cityliner / Tourliner, Mitsubishi Safir
(ABS, ASR, AC, monitor, lemari es, unit dapur, lampu baca, sistem pengumuman, CD/DVD)
Midibus (17–27 orang):
Isuzu Turkuaz
(ABS, ASR, AC, monitor, lemari es, sistem pengumuman)
Minibus (hingga 16 orang):
VW Volt, VW Volt EL, Mercedes Sprinter, Mercedes Sprinter EL
(Kursi rebah dengan desain khusus, ABS, ASR, AC, lemari es, sistem pengumuman)
Saran
Program tur dan penjelasan yang tercantum di atas disusun secara orisinal oleh Go-Turkey. Tidak boleh disalin, diperbanyak, atau diterbitkan tanpa izin. Program ini disusun sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6502 tentang Perlindungan Konsumen dan harus dinilai sebagai satu kesatuan.
Bandar Udara Adnan MenderesJALUR CITA RASA DAN SEJARAH YANG MEMBENTANG HINGGA ANTEP
Pada hari pertama tur kami, kami memulai perjalanan menuju kisah ribuan tahun Anatolia Tenggara dengan berkumpul di Bandara Adnan Menderes pada pagi hari. Kami harus sudah siap di bandara bersama kartu identitas kami minimal dua jam sebelum waktu penerbangan. Saat lepas landas menuju Bandara Gaziantep dengan penerbangan terjadwal maskapai yang berangkat pada pukul 06.00, kami merasakan bahwa wilayah yang terbentang di hadapan kami bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan perjalanan waktu untuk menelusuri jejak peradaban. Setelah penerbangan sekitar 1,5 jam, kami mendarat di tanah subur Gaziantep, bertemu dengan pemandu yang telah menunggu kami, lalu menuju kendaraan. Untuk menghilangkan lelah perjalanan dan memulai hari dengan menyenangkan, kami menikmati sarapan tambahan di Gaz,antep. Setelah sarapan, kami berangkat menuju Gaziantep, yang dianggap sebagai jantung Anatolia Tenggara. Sepanjang perjalanan, geografi yang berubah, warna batu, dan tekstur tanah perlahan mempersiapkan kami untuk mengenal budaya Mesopotamia. Setibanya di Gaziantep, kami melihat secara panorama Benteng Gaziantep yang menjulang di titik yang mendominasi kota. Benteng ini, yang menyimpan jejak banyak peradaban mulai dari Roma hingga Bizantium, dari Seljuk hingga Ottoman selama berabad-abad, juga merupakan simbol semangat perlawanan Antep. Saat menuruni lereng benteng, kami memasuki kawasan pasar bersejarah yang tampak seperti museum terbuka. Diiringi suara palu tembaga yang bergema di jalan-jalan sempit, kami berkeliling di antara Pasar Pengrajin Tembaga, Zincirli Bedesten, Gümrük Hanı, Uzun Çarşı, dan penginapan-penginapan di sekitarnya. Setiap toko, setiap dinding batu, membisikkan tradisi para pedagang yang terbentang dari masa lalu hingga kini. Kami berjalan-jalan singkat di Pasar Almacı, salah satu kawasan perdagangan tertua di Gaziantep, di antara aroma rempah-rempah. Di sini, kami berkesempatan mengenal lebih dekat produk-produk yang menjadi dasar masakan Antep. Perjalanan kami membawa kami ke Tahmis Kahvesi, tempat aroma kopi tidak pernah hilang sejak abad ke-17. Dalam waktu istirahat di antara dinding batu bersejarah, ditemani kopi menengiç, kami merasakan ritme kehidupan Antep yang mengalir perlahan dan mendalam. Setelah menyelesaikan belanja baklava, kacang pistachio, dan produk lokal pada waktu bebas, kami mengunjungi Museum Perjuangan Nasional Şahinbey yang menyoroti sejarah terkini kota tersebut. Di museum bawah tanah ini, kami mengikuti langkah demi langkah perjuangan heroik rakyat Antep melawan pendudukan dan merasakan secara mendalam bagaimana gelar “Gazi” diperoleh. Perhentian terakhir hari ini adalah Museum Mozaik Zeugma, yang menjadi rumah bagi salah satu koleksi mozaik terpenting di dunia. Saat berjalan di antara mozaik-mozaik yang berasal dari kota kuno Zeugma yang didirikan di tepi Sungai Efrat dan masih bertahan hingga kini, adegan-adegan yang menghiasi lantai vila-vila Romawi membawa kami kembali ke dua ribu tahun lalu. Terutama Mozaik Gadis Gipsi, yang seolah mengikuti seseorang dengan tatapannya, menjadi salah satu karya paling mengesankan di museum dan melekat dalam ingatan. Setelah perjalanan yang memukau ini, kami menuju hotel dan beristirahat untuk makan malam serta bermalam.
Informasi Makan dan Minum:
Sarapan: Akan disajikan di restoran yang sesuai di Gaziantep. (Tambahan/Atas Pilihan)
Makan siang: Akan disantap pada waktu bebas di Gaziantep. (Tambahan/Atas Pilihan)
Makan malam: Akan disajikan di hotel kami dalam bentuk prasmanan atau menu set. (Sudah Termasuk dalam Biaya Tur)
Akomodasi: Hotel di Gaziantep: Büyük Veliç Otel, Ugurlu Otel, Park Dedeman Otel, Shimall Otel dan hotel-hotel serupa.
DARI KEHIDUPAN YANG HILANG DI PERAIRAN FIRAT HINGGA PUNCAK PARA DEWA
Pada hari kedua tur, setelah sarapan pagi di hotel, kami berangkat menuju Halfeti, sebuah kota dongeng yang tenggelam dalam kesunyian di tepi Sungai Efrat. Sepanjang perjalanan, tanah subur Mesopotamia dan permukiman kuno menemani kami. Saat tiba di Halfeti, kami merasakan bahwa waktu berjalan lebih lambat di sini. Bersamaan dengan pembangunan Bendungan Birecik, sebagian besar permukiman lama terendam air; yang tersisa hanyalah menara-menara masjid yang belum selesai, rumah-rumah yang ditinggalkan, dan kisah-kisah penuh kesedihan. Bersama para tamu yang berminat, kami mengikuti Tur Perahu Halfeti yang diselenggarakan sebagai kegiatan tambahan. Saat meluncur di atas Sungai Efrat, siluet megah Rumkale di atas tebing-tebing terjal menyambut kami. Benteng yang menjadi bagian dari berbagai legenda ini telah menjadi tempat tinggal bagi banyak peradaban sepanjang sejarah. Sambil melihat Menara Masjid yang Terendam dan desa-desa yang berada di bawah air di sepanjang perjalanan, kami menyaksikan jejak perubahan alam yang ditinggalkan oleh tangan manusia. Setelah tur perahu, kami beristirahat sejenak di Halfeti, kemudian melanjutkan perjalanan menuju distrik Kahta di Adıyaman. Di sini, dengan minibus yang telah menunggu kami, kami mulai mendaki menuju tanah suci Kerajaan Commagene untuk mengikuti tur tambahan ke Gunung Nemrut. Perhentian pertama kami adalah Tumulus Karakuş. Makam monumental yang menyimpan makam-makam milik para perempuan kerajaan ini memperlihatkan kemegahan Kerajaan Commagene dan pemahamannya tentang kematian. Selanjutnya, kami tiba di Jembatan Cendere, sebuah contoh anggun dari rekayasa Romawi. Telah berdiri selama sekitar 1.800 tahun, jembatan ini masih kokoh berdiri, seolah menantang kekuatan waktu. Puncak hari ini tentu saja adalah Gunung Nemrut. Saat mendaki menuju puncak Pegunungan Taurus Timur, pemandangan menjadi semakin mengesankan. Di ketinggian 2.150 meter, kami menjumpai patung-patung raksasa tempat Raja Antiochos I menempatkan dirinya berdampingan dengan para dewa. Patung-patung yang berada di teras Timur dan Barat ini merupakan perpaduan unik antara kepercayaan Yunani dan Persia. Dengan ditemani penjelasan pemandu kami, kami memahami bahwa Nemrut bukan sekadar makam monumental, melainkan sebuah manifesto keyakinan, dan menyaksikan panorama kemerahan yang menyebar ke Mesopotamia saat matahari terbenam. Setelah momen-momen tak terlupakan ini, kami kembali ke kendaraan tur dan berangkat menuju hotel kami yang berada di Adıyaman atau Diyarbakır, lalu check-in di hotel pada sore hari. Makan malam dan menginap di hotel.
Informasi Makan dan Minum:
Sarapan: Sarapan prasmanan atau menu set di hotel (Termasuk dalam Biaya Tur)
Makan siang: Akan disantap di restoran yang sesuai dengan rute tur (Ekstra/pilihan)
Makan malam: Akan disajikan dalam bentuk prasmanan atau menu set di hotel (Termasuk dalam Biaya Tur)
Akomodasi: Hotel Adıyaman atau Diyarbakır – Hotel Taşsaray Bardakçı, Hotel Adıyaman Samos, Hotel Sv Business, Hotel Plaza, dan hotel-hotel lainnya.
MEMORI BATU, KESEDIHAN AIR, TANAH TEMPAT BERTEMUNYA BERBAGAI BAHASA DAN AGAMA
Pada hari ketiga tur kami, setelah sarapan pagi di hotel, kami mulai menjelajahi Diyarbakır, salah satu kota tertua di Mesopotamia. Kota ini, yang seolah menantang waktu dengan tembok-temboknya yang dibangun dari batu basal hitam, merupakan memori bersama peradaban yang telah bernapas di tanah yang sama selama ribuan tahun. Perhentian pertama kami adalah Masjid Agung Diyarbakır, salah satu masjid tertua di Anatolia. Bangunan yang dikenal sebagai “Haram-i Şerif kelima” dalam dunia Islam ini memadukan jejak arsitektur dari berbagai periode dalam satu halaman. Saat berjalan-jalan di halamannya, doa-doa yang menggema di antara bebatuan dan keheningan sejarah memberikan kesan yang mendalam. Selanjutnya, kami menuju Hasan Paşa Hanı, jantung kehidupan sosial Diyarbakır. Penginapan yang dahulu menjadi tempat singgah kafilah ini kini menyambut para pengunjung dengan kedai-kedai kopi dan arsitektur batunya. Setelah itu, kami mengunjungi rumah tempat salah satu penyair penting yang lahir dari Diyarbakır, Cahit Sıtkı Tarancı, dilahirkan dan dibesarkan, serta menelusuri jejak kehidupan yang terjalin dalam bait-bait puisi. Perjalanan kami berlanjut ke Menara Berkaki Empat, Keçi Burcu, dan Gerbang Mardin; dari pemandu kami, kami mendengarkan kisah pertahanan Tembok Diyarbakır yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Setelah meninggalkan kota kuno ini, kami melanjutkan perjalanan melalui Batman dan tiba di Hasankeyf, salah satu persinggahan paling menyedihkan dalam sejarah. Permukiman kuno ini, yang telah menjadi rumah bagi banyak peradaban selama dua belas ribu tahun, meskipun kini berada di bawah perairan Bendungan Ilısu, masih terus menceritakan masa lalunya dalam keheningan yang mendalam. Dengan melihat Benteng Hasankeyf, satu-satunya menara Masjid El Rızık yang menjulang ke langit, serta gua-gua yang dipahat di batu, kami menyaksikan kesedihan kota kuno ini. Selama waktu bebas, para tamu yang berminat dapat mengikuti tur perahu tambahan di atas danau bendungan untuk menyaksikan Hasankeyf lama dari atas air. Setelah meninggalkan Hasankeyf, kami melanjutkan perjalanan menuju Midyat, yang dianggap sebagai pusat budaya Suryani. Sambil berjalan di jalan-jalan Midyat yang dihiasi keanggunan karya batu, kami mengunjungi Rumah Tamu Midyat, yang menjadi lokasi berbagai serial dan film. Kemudian, kami singgah di sebuah bengkel untuk melihat kehalusan seni telkâri yang telah dibentuk oleh tangan para perajin Suryani selama berabad-abad. Setelah waktu bebas, bersama para tamu yang berminat, kami mengunjungi Kota Kuno Dara sebagai kegiatan tambahan. (Kunjungan ke Kota Kuno Dara diselenggarakan sebagai kegiatan tambahan dan akan dilaksanakan apabila seluruh peserta berpartisipasi.) Di Dara, salah satu permukiman terpenting di Mesopotamia Hulu, bangunan-bangunan yang dipahat di dalam batu, waduk air, dan area nekropolis menyambut kami. Di sini, kami merasakan langkah demi langkah makna menjadi kota perbatasan pada masa Bizantium. Pada akhir hari, kami tiba di Mardin, yang memiliki suasana memukau dengan teras-teras yang menghadap Dataran Mesopotamia; kami check-in di hotel untuk makan malam dan bermalam.
CATATAN: Para tamu yang berminat dapat mengikuti Tur Malam Mardin, yang dikenal dengan ungkapan “kalung pada malam hari, tempat rekreasi pada siang hari”, untuk menjelajahi Jalan-Jalan Mardin Lama ditemani pencahayaan malam, atau mengikuti Malam Reyhani Mardin. (Tambahan)
Informasi Makanan dan Minuman
Sarapan: Sarapan prasmanan atau menu set di hotel (Termasuk dalam Biaya Tur)
Makan siang: Akan disajikan di restoran yang sesuai dengan rute tur (Tambahan/opsional)
Makan malam: Akan disajikan dalam bentuk prasmanan atau menu set di hotel (Termasuk dalam Biaya Tur)
Akomodasi: Hotel-Hotel Mardin: Raymar Otel, Yay Grand Otel, Park Dedeman Otel, Artuklu Kervansaray Otel, Mardiva Otel dan hotel-hotel serupa
BIARA, MADRASAH, DAN AWAL SEJARAH KEMANUSIAAN
Pada hari keempat tur kami, setelah sarapan pagi, kami meninggalkan Mardin dan berangkat menuju Biara Deyrulzafaran, salah satu pusat terpenting dunia Ortodoks Siria. Menjulang di lokasi yang mendominasi dataran dengan batu-batunya yang berwarna kuning keemasan, biara ini telah menjadi tempat tinggal para Patriark Siria selama berabad-abad. Saat mengunjungi Gereja Mor Hananyo, Rumah Para Santo, dan Kuil Matahari, kami melihat bagaimana lapisan-lapisan kepercayaan sebelum dan sesudah Kekristenan saling berpadu di tempat yang sama. Kemudian, kami kembali ke Mardin untuk mengunjungi Madrasah Kasımiye, salah satu bangunan pendidikan terpenting dari masa Artuklu dan Akkoyunlu. Kolam dan saluran air di halamannya melambangkan perjalanan kehidupan dari kelahiran hingga kematian. Saat beristirahat menghadap Dataran Mesopotamia, waktu seakan berhenti dalam ketenangan pemandangan. Setelah itu, kami berjalan-jalan di jalan-jalan Mardin Lama. Kami melewati abbara, serta menyusuri masjid, gereja, khan, dan rumah-rumah bersejarah. Melalui kunjungan ke Masjid Agung Mardin, Masjid Şehidiye, Rumah Şahtana yang dikenal sebagai Gedung PTT Lama, dan Alun-Alun Cumhuriyet, kami mengenal lebih dekat jiwa kota batu ini. Setelah berpamitan dengan Mardin, kami berangkat menuju Şanlıurfa, tanah para nabi. Perhentian paling mengesankan hari itu adalah Göbeklitepe, yang menulis ulang sejarah umat manusia. Situs suci yang diperkirakan berasal dari sekitar 12 ribu tahun lalu ini merupakan salah satu penemuan arkeologi terpenting yang membuktikan bahwa kepercayaan telah ada sebelum pertanian. Saat berjalan di antara pilar-pilar batu berbentuk T, kami merasakan kegembiraan berada di tempat ibadah pertama umat manusia. Pada sore hari, kami check-in di hotel kami di Şanlıurfa. Para tamu yang berminat dapat mengikuti Sıra Gecesi yang diselenggarakan sebagai acara tambahan untuk merasakan budaya daerah ini ditemani musik dan hidangan.
CATATAN: Akomodasi hotel kami di Şanlıurfa termasuk sarapan. Untuk makan malam, para tamu yang berminat dapat mengikuti program sıra gecesi dengan hidangan. (Tambahan)
Informasi Makan dan Minum:
Sarapan: Sarapan prasmanan atau menu set di hotel (Sudah Termasuk dalam Biaya Tur)
Makan siang: Akan disajikan di restoran yang sesuai dengan rute tur (Tambahan/opsional)
Makan malam: Tidak termasuk dalam biaya tur; para tamu yang berminat dapat mengikuti program Sıra Gecesi khas Urfa sebagai acara tambahan.
Akomodasi: Hotel Şanlıurfa: Orta Doğu Otel, Gülizar Otel, Grand Urfa Otel, Vera Otel, Anemon Otel, dan hotel-hotel serupa.
PERPISAHAN DARI TANAH TEMPAT SEJARAH DIMULAI, MENELUSURI JEJAK PARA NABI
Pada hari terakhir tur, setelah sarapan pagi di hotel, kami berangkat menuju pusat kota Şanlıurfa, salah satu pusat kepercayaan tertua dalam sejarah umat manusia. Tanah ini bukan hanya menjadi tempat batu dan tanah, tetapi juga tanah bagi keimanan, kesabaran, dan kepasrahan. Pemberhentian pertama kami adalah Balıklıgöl, salah satu kawasan suci terpenting yang terlintas dalam pikiran ketika menyebut Şanlıurfa. Menurut legenda, tempat Nabi Ibrahim dilemparkan ke dalam api oleh Namrud memperoleh penampilan sucinya seperti sekarang ketika, atas perintah Allah, api berubah menjadi air dan kayu-kayu berubah menjadi ikan. Saat berjalan di sekitar Danau Halil-ür Rahman dan Danau Aynzeliha, ikan-ikan suci yang perlahan berenang di dalam air memberikan rasa damai dan ketenangan yang mendalam kepada para pengunjung. Dengan ditemani penjelasan pemandu kami, kami memahami lebih baik mengapa kawasan ini telah menjadi pusat ziarah dan doa selama berabad-abad. Setelah waktu untuk berfoto, kami memberikan waktu bebas singkat. Selama waktu bebas, kami berbelanja rempah-rempah dan pasta tomat buatan tangan khas Şanlıurfa. Setelah mengunjungi Balıklıgöl, kami melanjutkan perjalanan menuju Harran, salah satu permukiman tertua di Mesopotamia yang berarti “tempat bertemunya jalan-jalan”. Harran, yang sejarahnya berusia sekitar lima ribu tahun, bukan hanya sebuah permukiman, tetapi juga pernah menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan, pendidikan, dan keimanan. Di sini, kami melihat reruntuhan Universitas Harran (Masjid Agung), yang dianggap sebagai salah satu universitas pertama di dunia Islam, Bukit Harran, dan bentengnya. Kami mengenal lebih dekat rumah-rumah berkubah kerucut yang menjadi ciri khas Harran dan hanya dapat ditemukan di beberapa wilayah di dunia, serta berkunjung ke salah satu rumah tersebut. Para tamu yang berminat dapat mengenakan pakaian tradisional dan mengabadikan momen dengan berfoto di tengah keunikan arsitektur ini. Setelah mengunjungi Harran, kami berangkat menuju Makam Kesabaran Nabi Ayub, salah satu nabi yang dikenal karena kesabaran dan kepasrahannya. Menurut legenda, gua tempat Nabi Ayub dengan sabar menanggung penderitaan selama bertahun-tahun karena penyakitnya kini menawarkan suasana spiritual yang mendalam bagi para pengunjung. Di sini, kami mengunjungi sumur air yang diyakini menjadi tempat Nabi Ayub memperoleh kesembuhan, batu kesabaran, dan gua tersebut; melalui penjelasan pemandu kami, kami mendengarkan kisah ini dan kedudukannya dalam sejarah umat manusia. Bersama kunjungan yang penuh makna ini, kami mengucapkan selamat tinggal kepada Şanlıurfa, tanah para nabi. Dengan berangkat menuju Gaziantep, kami memberikan waktu singkat untuk berbelanja dan waktu bebas, bergantung pada jadwal penerbangan kami. Kemudian kami menuju Bandara Gaziantep, menyelesaikan proses bagasi dan tiket, lalu kembali ke Bandara Adnan Menderes dengan penerbangan terjadwal VF3231 milik Maskapai Penerbangan yang akan berangkat pada pukul 22.55. Kami mengakhiri perjalanan tak terlupakan di Anatolia Tenggara ini, tempat kami menyaksikan peradaban, kepercayaan, dan kebudayaan yang telah berusia ribuan tahun, dengan harapan dapat bertemu kembali dalam perjalanan lainnya.
Informasi Makanan dan Minuman:
Sarapan: Sarapan prasmanan atau menu set di hotel (Sudah Termasuk dalam Harga Tur)
Makan siang: Akan disajikan di restoran yang sesuai di sepanjang rute tur (Ekstra/opsional)
Makan malam: Akan disajikan selama waktu bebas di Gaziantep (Ekstra/opsional)